Puren Media Center

Kampung Puren Menuju Tahun 2020

Jumat, 03 Mei 2013

Masa Muda

Tonton "Guns N Roses Slash - Sweet Child O' Mine - @ Glastonbury Live Concert 2010.flv" di YouTube

Diposting oleh Drie Rahmad Raharjo di Jumat, Mei 03, 2013
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Powered By Blogger

Pengikut

Translate

Total Tayangan Halaman

Mengenai Saya

Foto saya
Drie Rahmad Raharjo
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2013 (111)
    • ►  November (2)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (9)
    • ▼  Mei (36)
      • Foto indah
      • Belajar Menghargai Diri
      • Cek kondisi
      • Kok menjadi pikiran
      • Selamat malam
      • Ide jenius
      • Di Timur Jembatan Gajah Uwong
      • Pupuk Organik untuk Tanaman Cabe
      • Anak bagian dari seorang bapak
      • Kraton mBoko (Karya luar biasa masa lalu)
      • Pembuatan Pupuk Organik(untuk tanaman buah)
      • Sumber sumber Zat Besi
      • BBM/Cerita Lama Diperdengarkan Kembali
      • Pengurusan Akte yang terlambat
      • Candi di atas Bukit
      • Wajah Kampung Puren dari Atas
      • Lambang Aisyah
      • Korupsi
      • Laporan Keuangan proyek conbloksisasi jl baradha d...
      • Inspirasi untuk Masa Depan
      • Buya Hamka
      • Kegiatan Jalan sehat
      • Pemuda kampung Puren
      • Kali Opak
      • 92 jaya jayanya dia
      • Romantic
      • SMA JuGa
      • SMA DOELOE
      • masa lalu
      • Masa Muda
      • Jalan jalan
      • Bercermin di air keruh
      • Melihat dan Mendengar
      • Puren menuju th 2020
      • Nilai luhur dari nenek moyang
      • Jogja di kampung Puren
    • ►  April (21)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (33)

Cari Blog Ini

Laman

  • Beranda

Entri Populer

  • karunia besar yg sering dilupakan adalah kesehatan... Berbagai Manfaat Biji Mahoni Dan Efek Sampingnya Tahukah anda rasa biji mahoni ? wow,, rasanya pahit banget!! Begitu Penelitian buah mahoni sebagai vitamin dan obat-obatan pertama kali dilakukan DR. Larry Brookes, oleh ahli biokimia, pada tahun 1990-an. Buah mahoni ini mengandung flavonoid dan saponin. Kandungan flavonoid-nya berguna untuk melancarkan peredaran darah, terutama untuk mencegah tersumbatnya saluran darah, mengurangi kadar kolesterol dan penimbunan lemak pada pembuluh darah, membantu mengurangi rasa sakit, pendarahan, dan lebam, serta antioksidan sebagai bertindak menyingkirkan radikal bebas. Saponin berguna mencegah sampar, mengurangi lemak kekebalan, sistem meningkatkan memperbaiki tingkat gula darah, menguatkan fungsi hati memperlambat proses pembekuan darah. Menurut pengobatan Cina, tanaman antipiretik dingin, memiliki sifat pahit, (penurun panas), antijamur, dan mampu menurunkan tekanan darah mengatasi hipertensi, gangguan darah, kurang nafsu makan, demam, dan membantu menjaga daya Tanaman ini juga memiliki kemampuan sebagai astringent (mengeringkan), dapat mengendapkan protein selaput usus dan membentuk suatu lapisan yang melindungi usus, sehingga menghambat glukosa dan laju peningkatan asupan glukosa darah. Konon juga, ramuan serbuk mahoni pun dipercaya memiliki khasiat membantu proses penyembuhan cocok yang juga Ada vitalitas. keluhan stroke tingkat awal, hipertensi, diabetes. mahoni biji penelitian Sebuah menurunkan glukosa darah pada hewan percobaan pernah dilakukan Laurentia pada Center Mihardja, peneliti Research and Development of Disease Control, NIHRD. Pemberian mahoni dosis 45 mg/ 160 g bb setelah 7 hari menunjukkan hasil berbeda signifikan dibanding pelarut serta tidak berbeda dengan glikazide 7,2 mg/200 g bb. Cara Mengonsumsi 1. Dimakan langsung bijinya setelah membuang kulit luarnya yang berbentuk pipih. 2. Dijadikan serbuk dulu, biji ditumbuk atau dihaluskan menjadi bubuk, diseduh dengan air panas. 3. Dimakan dalam bentuk ekstrak, ini Ekstrak yang yang banyak di pasaran. dipasarkan ada dalam berbagai bentuk, mulai dari kapsul, serbuk fiber, premix, essential oil (buat membesarkan payudara dan penghalus kulit), instan. kopi serbuk sampai teh, terbanyak dalam bentuk sedangkan bentuk yang lain didasarkan pada pesanan. Bila ingin memanfaatkan ekstrak mahoni buatan pabrik, pilih yang telah mendapat izin dari Badan POM. Bila ragu, dapat dikonsultasikan dulu dengan terutama bagi yang bermasaiah dengan diabetes. Memang paling terkenal biji adalah untuk pengobatan ternyata dari berbagai penelitian dapat dipakai juga untuk pengobatan kencing manis. Untuk kencing manis, misalnya, dipakai kulit tanaman pulai, biji mahoni, umbi bidara upas, tumbuhan tapak dara, terong ngor, daun sembung sebagainya. Bahan-bahan tersebut dapat dipakai tunggal.artinya secara tidak harus merupakan bagian dari suatu ramuan. CATATAN: sebelum dijadikan serbuk, biji dikeringkan terlebih mahoni Setelah kering, barulah digiling sampai menjadi serbuk. KEGUNAAN: - Tekanan darah tinggi (Hipertensi). - Kencing manis (Diabetes mellitus). - Kurang napsu makan, - Rematik. - Demam. - Masuk angin. - Ekzema. PEMAKAIAN: Untuk minum: 1/2 sendok teh biji yang telah digiling halus menjadi serbuk. CARA PEMAKAIAN: 1. Hipertensi (Tekanan darah tinggi): a. 8 gram biji segar diseduh dengan 2 gelas air panas. Setelah dingin disaring lalu dibagi menjadi 2 bagian. Minum pagi dan sore hari. b. 1/2 sendok teh serbuk biji diseduh dengan 1/2 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan Minum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari. 2. Kencing manis (diabetes) 1/2 sendok teh serbuk biji diseduh dengan 1/3 cangkir air panas. Diminum selagi hangat, 30 sebelum makan. Lakukan 2-3 kali sehari. 3. Kurang selera makan: 1/2 sendok teh serbuk biji diseduh dengan 1/3 cangkir air panas, 1 sendok makan tambahkan Minum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari. 4. Demam, masuk angin: 1/2 sendok teh serbuk biji diseduh dengan 1/4 cangkir air panas, lalu tambahkan 1 sendok makan madu. Diminum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari. 5. Eksema dan rematik 1/2 sendok teh serbuk biji diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan 1 sendok makan Diminum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari. Efek Samping Disamping manfaatnya yang sedikit banyak, ada juga sampingnya. Dari catatan di atas ada 2 bahan kandungan biji Mahoni: 1. Saponin, 2. Flavonoid Yang nomor 1 perlu diwaspadai, karena dalam jumlah tertentu meningkatkan resiko terjadinya kolesterol pada cairan empedu, yang pada akirnya akan menimbulkan batu Disamping itu juga bertindak steroid. Yang nomor 2, maksimal dosis per hari adalah 200 mg. Disamping itu itu orang tertentu, rupanya belum sampai ke meningkatnya kolesterol cairan empedu, sudah merasa sakit di ulu hati. Jadi, asal bisa mengukur dosis, dan tidak digunakan dalam waktu yang lama, mungkin karena flavonoida yang membantu permeability atau kelenturan pembuluh darah, maka memang bisa digunakan untuk tekanan darah tinggi. Masalahnya, dalam penelitian mengenai saponin, tidak menggunakan juga dalam database depkes tidak ada banyaknya kandungan perbiji Karena manusia itu unik, juga, tumbuhan mahoni dengan tempat tumbuh tertentu menghasilkan kadar tertentu juga maka menjadi sukarlah bagai kita mengatur dan menentukannya. Menurut pengalaman praktisi sebaiknya cukup dimakan 1 biji perhari, jika dimakan langsung. Dosis yang lain disetarakan dengan itu. Selamat mencoba. Sumber : berbagai sumber terutama DepHut-Promo Indonesia TEGUH T.A 0 8 komentar: indra kurnia cahya 16 Juli 2012 19.52 ijin sedot ya gan.. mau ane post di blog Balas Iwan Kharo 1 Agustus 2012 13.44 Mantab. Balas Iwan Kharo 1 Agustus 2012 13.45 mantab. Balas jaresimbah 1 September 2012 19.21 Trims infonya Balas jaresimbah 1 September 2012 19.22 Trims infonya Balas sokjomblo 6 Oktober 2012 16.07 Thanks for news Balas bambang hermanto 16 Oktober 2012 16.10 It's really good news Balas Minangkabau, Kampung Halamanku 11 Januari 2013 10.22 Bagus infonya tq Balas › Beranda ‹ Lihat versi web Diberdayakan oleh Blogger
  • Pupuk Organik untuk Tanaman Cabe
    Bahan Utama 1.Kotoran Ayam(2kg) 2.Kotoran Kambing (3kg) Bahan Tambahan 1.Bonggol Pohon Pisang(2kg/dipotong kecil kecil) 2.Sepet Kelapa(...
  • Pembangunan Candi Prambanan di antara kabut pagi. Prambanan adalah candi Hindu terbesar dan termegah yang pernah dibangun di Jawa kuno, pembangunan candi Hindu kerajaan ini dimulai oleh Rakai Pikatan sebagai tandingan candi Buddha Borobudur dan juga candi Sewu yang terletak tak jauh dari Prambanan. Beberapa sejarawan lama menduga bahwa pembangunan candi agung Hindu ini untuk menandai kembali berkuasanya keluarga Sanjaya atas Jawa, hal ini terkait teori wangsa kembar berbeda keyakinan yang saling bersaing; yaitu wangsa Sanjaya penganut Hindu dan wangsa Sailendra penganut Buddha. Pastinya, dengan dibangunnya candi ini menandai bahwa Hinduisme aliran Saiwa kembali mendapat dukungan keluarga kerajaan, setelah sebelumnya wangsa Sailendra cenderung lebih mendukung Buddha aliran Mahayana. Hal ini menandai bahwa kerajaan Medang beralih fokus dukungan keagamaanya, dari Buddha Mahayana ke pemujaan terhadap Siwa. Bangunan ini pertama kali dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan dan secara berkelanjutan disempurnakan dan diperluas oleh Raja Lokapala dan raja Balitung Maha Sambu. Berdasarkan prasasti Siwagrha berangka tahun 856 M, bangunan suci ini dibangun untuk memuliakan dewa Siwa, dan nama asli bangunan ini dalam bahasa Sanskerta adalah Siwagrha (Sanskerta:Shiva-grha yang berarti: 'Rumah Siwa') atau Siwalaya (Sanskerta:Shiva-laya yang berarti: 'Ranah Siwa' atau 'Alam Siwa'). [4] Dalam prasasti ini disebutkan bahwa saat pembangunan candi Siwagrha tengah berlangsung, dilakukan juga pekerjaan umum perubahan tata air untuk memindahkan aliran sungai di dekat candi ini. Sungai yang dimaksud adalah sungai Opak yang mengalir dari utara ke selatan sepanjang sisi barat kompleks candi Prambanan. Sejarawan menduga bahwa aslinya aliran sungai ini berbelok melengkung ke arah timur, dan dianggap terlalu dekat dengan candi sehingga erosi sungai dapat membahayakan konstruksi candi. Proyek tata air ini dilakukan dengan membuat sodetan sungai baru yang memotong lengkung sungai dengan poros utara-selatan sepanjang dinding barat di luar kompleks candi. Bekas aliran sungai asli kemudian ditimbun untuk memberikan lahan yang lebih luas bagi pembangunan deretan candi perwara (candi pengawal atau candi pendamping). Beberapa arkeolog berpendapat bahwa arca Siwa di garbhagriha (ruang utama) dalam candi Siwa sebagai candi utama merupakan arca perwujudan raja Balitung, sebagai arca pedharmaan anumerta beliau. [5] Nama Prambanan, berasal dari nama desa tempat candi ini berdiri, diduga merupakan perubahan nama dialek bahasa Jawa dari "Para Brahman", yang mungkin merujuk kepada masa jaya candi ini yang dahulu dipenuhi oleh para brahmana. Kompleks bangunan ini secara berkala terus disempurnakan oleh raja-raja Medang Mataram berikutnya, seperti raja Daksa dan Tulodong, dan diperluas dengan membangun ratusan candi-candi tambahan di sekitar candi utama. Karena kemegahan candi ini, candi Prambanan berfungsi sebagai candi agung Kerajaan Mataram, tempat digelarnya berbagai upacara penting kerajaan. Pada masa puncak kejayaannya, sejarawan menduga bahwa ratusan pendeta brahmana dan murid-muridnya berkumpul dan menghuni pelataran luar candi ini untuk mempelajari kitab Weda dan melaksanakan berbagai ritual dan upacara Hindu. Sementara pusat kerajaan atau keraton kerajaan Mataram diduga terletak di suatu tempat di dekat Prambanan di Dataran Kewu. Diterlantarkan Sekitar tahun 930-an, ibu kota kerajaan berpindah ke Jawa Timur oleh Mpu Sindok, yang mendirikan Wangsa Isyana. Penyebab kepindahan pusat kekuasaan ini tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi sangat mungkin disebabkan oleh letusan hebat Gunung Merapi yang menjulang sekitar 20 kilometer di utara candi Prambanan. Kemungkinan penyebab lainnya adalah peperangan dan perebutan kekuasaan. Setelah perpindahan ibu kota, candi Prambanan mulai terlantar dan tidak terawat, sehingga pelan-pelan candi ini mulai rusak dan runtuh. Bangunan candi ini diduga benar-benar runtuh akibat gempa bumi hebat pada abad ke-16. Meskipun tidak lagi menjadi pusat keagamaan dan ibadah umat Hindu, candi ini masih dikenali dan diketahui keberadaannya oleh warga Jawa yang menghuni desa sekitar. Candi-candi serta arca Durga dalam bangunan utama candi ini mengilhami dongeng rakyat Jawa yaitu legenda Rara Jonggrang. Setelah perpecahan Kesultanan Mataram pada tahun 1755, reruntuhan candi dan sungai Opak di dekatnya menjadi tanda pembatas antara wilayah Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta (Solo). Penemuan kembali Reruntuhan candi Prambanan segera setelah ditemukan. Penduduk lokal warga Jawa di sekitar candi sudah mengetahui keberadaan candi ini. Akan tetapi mereka tidak tahu latar belakang sejarah sesungguhnya, siapakah raja dan kerajaan apa yang telah membangun monumen ini. Sebagai hasil imajinasi, rakyat setempat menciptakan dongeng lokal untuk menjelaskan asal-mula keberadaan candi-candi ini; diwarnai dengan kisah fantastis mengenai raja raksasa, ribuan candi yang dibangun oleh makhluk halus jin dan dedemit hanya dalam tempo satu malam, serta putri cantik yang dikutuk menjadi arca. Legenda mengenai candi Prambanan dikenal sebagai kisah Rara Jonggrang. Pada tahun 1733, candi ini ditemukan oleh CA. Lons seorang berkebangsaan Belanda. Candi ini menarik perhatian dunia ketika pada masa pendudukan Britania atas Jawa. Ketika itu Colin Mackenzie, seorang surveyor bawahan Sir Thomas Stamford Raffles, menemukan candi ini. Meskipun Sir Thomas kemudian memerintahkan penyelidikan lebih lanjut, reruntuhan candi ini tetap terlantar hingga berpuluh-puluh tahun. Penggalian tak serius dilakukan sepanjang 1880-an yang sayangnya malah menyuburkan praktek penjarahan ukiran dan batu candi. Kemudian pada tahun 1855 Jan Willem IJzerman mulai membersihkan dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari bilik candi. Beberapa saat kemudian IsaƤc Groneman melakukan pembongkaran besar-besaran dan batu-batu candi tersebut ditumpuk secara sembarangan di sepanjang Sungai Opak. Arca-arca dan relief candi diambil oleh warga Belanda dan dijadikan hiasan taman, sementara warga pribumi menggunakan batu candi untuk bahan bangunan dan pondasi rumah. Pemugaran Pemugaran dimulai pada tahun 1918, akan tetapi upaya serius yang sesungguhnya dimulai pada tahun 1930-an. Pada tahun 1902-1903, Theodoor van Erp memelihara bagian yang rawan runtuh. Pada tahun 1918-1926, dilanjutkan oleh Jawatan Purbakala (Oudheidkundige Dienst) di bawah P.J. Perquin dengan cara yang lebih sistematis sesuai kaidah arkeologi. Sebagaimana diketahui para pendahulunya melakukan pemindahan dan pembongkaran beribu-ribu batu secara sembarangan tanpa memikirkan adanya usaha pemugaran kembali. Pada tahun 1926 dilanjutkan De Haan hingga akhir hayatnya pada tahun 1930. Pada tahun 1931 digantikan oleh Ir. V.R. van Romondt hingga pada tahun 1942 dan kemudian diserahkan kepemimpinan renovasi itu kepada putra Indonesia dan itu berlanjut hingga tahun 1993 [6] . Upaya renovasi terus menerus dilakukan bahkan hingga kini. Pemugaran candi Siwa yaitu candi utama kompleks ini dirampungkan pada tahun 1953 dan diresmikan oleh Presiden pertama Republik Indonesia Sukarno. Banyak bagian candi yang direnovasi, menggunakan batu baru, karena batu-batu asli banyak yang dicuri atau dipakai ulang di tempat lain. Sebuah candi hanya akan direnovasi apabila minimal 75% batu asli masih ada. Oleh karena itu, banyak candi-candi kecil yang tak dibangun ulang dan hanya tampak fondasinya saja. Kini, candi ini termasuk dalam Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO, status ini diberikan UNESCO pada tahun 1991. Kini, beberapa bagian candi Prambanan tengah direnovasi untuk memperbaiki kerusakan akibat gempa Yogyakarta 2006. Gempa ini telah merusak sejumlah bangunan dan patung. Peristiwa kontemporer Pagelaran Sendratari Ramayana di Prambanan. Pemandangan Prambanan dikala malam yang disoroti lampu dari arah panggung terbuka Trimurti. Pada awal tahun 1990-an pemerintah memindahkan pasar dan kampung yang merebak secara liar di sekitar candi, menggusur kawasan perkampungan dan sawah di sekitar candi, dan memugarnya menjadi taman purbakala. Taman purbakala ini meliputi wilayah yang luas di tepi jalan raya Yogyakarta-Solo di sisi selatannya, meliputi seluruh kompleks candi Prambanan, termasuk Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu di sebelah utaranya. Pada tahun 1992 Pemerintah Indonesia Perusahaan milik negara, Persero PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Badan usaha ini bertugas mengelola taman wisata purbakala di Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, serta kawasan sekitarnya. Prambanan adalah salah satu daya tarik wisata terkenal di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan dalam negeri ataupun wisatwan mancanegara. Tepat di seberang sungai Opak dibangun kompleks panggung dan gedung pertunjukan Trimurti yang secara rutin menggelar pertunjukan Sendratari Ramayana. Panggung terbuka Trimurti tepat terletak di seberang candi di tepi Barat sungai Opak dengan latar belakang Candi Prambanan yang disoroti cahaya lampu. Panggung terbuka ini hanya digunakan pada musim kemarau, sedangkan pada musim penghujan, pertunjukan dipindahkan di panggung tertutup. Tari Jawa Wayang orang Ramayana ini adalah tradisi adiluhung keraton Jawa yang telah berusia ratusan tahun, biasanya dipertunjukkan di keraton dan mulai dipertunjukkan di Prambanan pada saat bulan purnama sejak tahun 1960-an. Sejak saat itu Prambanan telah menjadi daya tarik wisata budaya dan purbakala utama di Indonesia. Setelah pemugaran besar-besaran tahun 1990-an, Prambanan juga kembali menjadi pusat ibadah agama Hindu di Jawa. Kebangkitan kembali nilai keagamaan Prambanan adalah karena terdapat cukup banyak masyarakat penganut Hindu, baik pendatang dari Bali atau warga Jawa yang kembali menganut Hindu yang bermukim di Yogyakarta, Klaten dan sekitarnya. Tiap tahun warga Hindu dari provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta berkumpul di candi Prambanan untuk menggelar upacara pada hari suci Galungan, Tawur Kesanga, dan Nyepi. [7][8] Pada 27 Mei 2006 gempa bumi dengan kekuatan 5,9 pada skala Richter (sementara United States Geological Survey melaporkan kekuatan gempa 6,2 pada skala Richter) menghantam daerah Bantul dan sekitarnya. Gempa ini menyebabkan kerusakan hebat terhadap banyak bangunan dan kematian pada penduduk sekitar. Gempa ini berpusat pada patahan tektonik Opak yang patahannya sesuai arah lembah sungai Opak dekat Prambanan. Salah satu bangunan yang rusak parah adalah kompleks Candi Prambanan, khususnya Candi Brahma. Foto awal menunjukkan bahwa meskipun kompleks bangunan tetap utuh, kerusakan cukup signifikan. Pecahan batu besar, termasuk panil-panil ukiran, dan kemuncak wajra berjatuhan dan berserakan di atas tanah. Candi-candi ini sempat ditutup dari kunjungan wisatawan hingga kerusakan dan bahaya keruntuhan dapat diperhitungkan. Balai arkeologi Yogyakarta menyatakan bahwa diperlukan waktu berbulan-bulan untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang diakibatkan gempa ini. [9][10] Beberapa minggu kemudian, pada tahun 2006 situs ini kembali dibuka untuk kunjungan wisata. Pada tahun 2008, tercatat sejumlah 856.029 wisatawan Indonesia dan 114.951 wisatawan mancanegara mengunjungi Prambanan. Pada 6 Januari 2009 pemugaran candi Nandi selesai. [11] Pada tahun 2009, ruang dalam candi utama tertutup dari kunjungan wisatawan atas alasan keamanan.
  • Pembuatan Pupuk Organik(untuk tanaman buah)
    Pupuk organik menjadi trend di era sekarang. Namun belum banyak pengguna yang tahu cara membuatnya,ini seklumit tata cara pembuatan pupuk...
  • Kali Opak
    Kali opak menurut keterangan mbah ngiman,salah satu abdi dalem kraton jogja,berasal dari opak opak..atau bapak bapak untuk penyebutan anak p...
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.